Sejarah Kopi Arabica di Indonesia


Sejarah kopi Indonesia di mulai saat rangkaian uji tanam pohon kopi di lakukan oleh bangsa Belanda ( di Jawa sekitar tahun 1699-1706 ), dan hasilnya biji kopi tersebut memiliki kualitas yang sangat baik sehingga Belanda menjadikan hasil uji itu untuk di sebarkan ke berbagai wilayah perkebunan di seluruh Sumatera, Sulawesi, Bali, Timor dan pulau-pulau lainnya di Indonesia sebagai perluasan budidaya tanaman tersebut.

Beberapa tahun sebelum itu, Belanda sebetulnya pernah mencoba untuk menanam biji kopi di perkebunan Batavia, namun sebelum usaha itu berhasil sebuah musibah gempa dan banjir melanda Batavia sehingga tanaman tersebut gagal untuk di budidayakan.
Akhirnya setelah mendatangkan pohon kopi lewat cara stek, hasil yang memuaskan berhasil di capai oleh Belanda sehingga keinginan untuk merajai perdagangan kopi dunia boleh di bilang sukses besar setelah bibit dari hasil stek itu berhasil di budidayakan di pulau2 seluruh Nusantara.

Pohon kopi yang di tanam untuk komoditas itu awalnya berjenis Arabika (Coffea arabica). Namun seiring dengan berjalannya waktu, ternyata jenis kopi Arabika rentan terhadap hama penyakit yang kala itu menggerogoti daun-daun sehingga sebagai solusi agar komitas kopi itu tidak rusak, didatangkanlah spesies jenis baru yang bernama kopi liberika (Coffea liberica). Jenis ini juga bertahan sebentar karena hama kerat daun ternyata sangat ganas sehingga di datangkanlah jenis lain yaitu kopi robusta (Coffea canephora) yang ternyata sangat tahan terhadap serangan hama tersebut. Akhirnya kopi jenis Robusta bisa bertahan sampai sekarang dan setelah masa penjajahan Belanda berakhir, maka seluruh perkebunan kopi yang tadinya di kuasai Belanda seluruhnya di nasionalisasi oleh pemerintah Indonesia hingga sekarang.
Sejarah Kopi Arabica di Indonesia.
Pohon dan biji kopi

Produsen Kopi Robusta terbesar.

Sampai saat ini Indonesia merupakan penghasil kopi robusta terbesar di dunia yang produknya sudah sangat terkenal dan memiliki cita rasa tinggi sehingga robusta asal Indonesia sangat di sukai dan banyak di gunakan sebagai bahan baku kopi siap saji,pencampur kopi racikan dan sebagai produk berbasis konvensional seperti moccacino,starbuck,cofee latte dan lain sebagainya.

Dengan semakin berkembangnya petani kopi di Indonesia, kita berharap bahwa hasil kopi Indonesia akan terus meningkat bukan hanya dari segi kuantitas melainkan dari segi kualitas-pun kopi petani kita diharapkan bisa mampu meningkatkan itu semua agar industri kopi Indonesia tetap menjadi produk pilihan utama baik di dalam maupun di luar negeri.

Mari kita populerkan kopi Indonesia lewat "seduhan mantap" di meja kita, kita nikmati harumnya, resap-i dan buktikan lewat racikan berdaya filosofi sebagai bentuk cinta kita pada para penikmat kopi sejati.
Newer Oldest

Related Posts

1 comment

  1. Ekspor kopi Indonesia no. 2 didunia. Di negara2 barat yg notabene negara maju, kopi sudah menjadi lifestyle. Klo Indonesia mau, kopi bisa juga menjadi alat politik dg cara embargo kopi ke negara2 barat.

    Pasti rakyatnya menderita tanpa kopi :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Berkomentar-lah sesuai topik..

Subscribe Our Newsletter