April 25, 2019

cara mereka melihat bisnis properti

Salah satu keputusan yang harus di ambil seseorang minimal sekali dalam hidupnya adalah memutuskan kapan saatnya memiliki properti sebagai tempat untuk menetap.
Rumah tinggal memang penting mengingat itu adalah salah satu identitas yang menerangkan seseorang menetap bersama keluarga entah itu bersifat sementara atau permanen.

Mencermati tend kepemilikan properti yang berkembang di masyarakat, nampaknya ada fakta menarik terutama pada generasi milenial yang kalau di perhatikan, minatnya cenderung lebih suka tinggal di apartemen daripada tinggal di rumah konvensional biasa. Hal ini terlihat dari makin banyaknya penghuni apartemen ber-usia 27-35 tahun di kawasan kota-kota besar dan bisa jadi di masa mendatang trend tersebut akan terus meningkat.
sewa apartemen jakarta
Seorang teman bertanya sekedar mengetahui pendapat saya,"Mengapa anak muda milenial lebih memilih apartemen sebagai tempat hunian? untuk gaya hidup atau sudah jadi budaya baru?", Kata teman saya ketika melihat beberapa anak muda milenial "menyerbu" salah satu stand pameran apartemen jakarta selatan di kawasan Gatot subroto - Jakarta.

Lantas saya tanggapi pertanyaan tersebut dengan singkat,"Anak muda sekarang lebih pintar cari duit..jadi nggak salah kalau mereka ber-investasi ke apartemen". Dan beberapa hari kemudian, saya baru menyadari kalau jawaban tersebut tidak tepat karena mereka punya alasan yang lebih "smart" daripada sekedar ber-investasi.

Cara milenial memilih tempat tinggal.

Sejak internet masuk dan menawarkan informasi yang beragam, ilmu pengetahuan dan referensi jadi mudah untuk di akses. lewat media web, blog dan video, berbagai pengalaman dikemas sebagai tutorial
dan itu bisa berupa tips dan cara terbaik tak terkecuali panduan dalam hal memilih properti.
Trus apa semua tips yang ada di internet baik dan bermanfaat untuk di terapkan..? Tentu saja sesuai dengan pemahaman, kecermatan dan analisis pembacanya.
Tentang generasi milenial
Inilah era milenial dimana generasi mudanya aktif dengan kegiatan browsing, komunitas online, gaya hidup dan cerdas dalam menyerap informasi. Ketika mereka di hadapkan pada pilihan untuk memiliki properti, mereka tingal berselancar di internet, menentukan yang valid dan setelah itu...mereka menyesuaikan dengan faktor financial, segi efisien, sisi praktis dan referensi lain yang menurut mereka baik untuk di pakai.

Cara milenial menikmati benefit secara maksimal.

Dengan tinggal di apartemen, mereka mengambil sisi praktisnya yaitu ketika membeli atau menyewa, biaya perawatan ternyata lebih murah dibandingkan dengan kalau memilih rumah. Ini jelas karena apartemen memiliki management yang baik sehingga masalah perawatan dan keamanan, sudah menjadi tanggung jawab dan kebijakan masing-masing pengelola.
Begitupun dengan lokasi apartemen yang kebanyakan ada didekat pusat kota, perkantoran, fasilitas umum, mall, RS dst..mereka mendapat harga yang jauh lebih murah di bandingkan kalau membeli atau menyewa rumah di lokasi atau area yang sama dengan apartemen tersebut.
Belum lagi soal fasilitas yang beragam mulai dari kolam renang, area parkir, lapangan tenis/basket bahkan Gym juga ada, dan itu eklusif di peruntukan bagi penghuni apartemen. Kalau sewa/beli rumah, tidak ada fasilitas seperti itu atau jika semua itu di adakan, sekali lagi butuh biaya besar untuk mendatangkan semua fasilitas itu masuk dalam rumah.

Membaca tips-tips itulah akhirnya saya ber-asumsi bahwa bukan karena investasi semata kaum milenial memilih apartemen sebagai tempat tinggalnya, namun karena apartemen menawarkan benefit yang maksimal untuk dapat memberikan kehidupan yang lebih menyenangkan, nyaman, santai dan praktis.

Cara developer melihat potensi kaum milenial.

Sesekali berkunjung ke pameran properti memang sangat mengasyikan. Selain semangat beli jadi tetap terjaga, juga jadi tahu berbagai hal seperti harga2 properti terbaik, pengembang2 terbaik dan tentu saja pembeli-pembeli terbaik-pun jadi bisa ter-prediksi.
Pada pameran kali ini memang sedikit berbeda yakni dari sisi developer yang membawa apartemen sebagai produk unggulannya, sementara dari pengunjung rata2 di usia 35 tahun kebawah.
Menyimpulkan kenapa trend ini terjadi tentu harus mengetahui situasi dan banyak faktor...dan satu hal yang pasti adalah bahwa developer sudah mempelajari dengan tepat bahwa kepada siapa project apartemen-nya akan di tujukan dan properti apa yang cocok dengan segmennya.
Developer apartemen di indonesia
Potensi bisnis apartemen memang menjanjikan dimana harga jual dan sewa apartemen sangat tinggi peminatnya. Sangat jarang terdengar ada apartemen yang berlokasi di tempat strategis namun sepi pembeli atau kosong tidak tersewa. Semua apartemen apalagi yang di bangun oleh developer-developer ternama, mereka seperti membawa jaminan terbaik dan fasilitas top bagi customer-nya.
Banyak pengembang ternama yang sukses dalam project propertinya dan salah satunya adalah apartemen kalibata city yang lokasinya bener-bener ciamik yakni dekat dengan pusat perbelanjaan, dekat stasiun kereta, dekat area perkantoran besar dan view-nya juga menawan.

Apartemen dengan lokasi bagus memang sangat tinggi nilai bisnisnya. Jadi tak heran jika pembangunan apartemen akan terus berlanjut dan sekarang generasi milenialah yang akan menempati itu semua termasuk di antaranya pembaca dan saya.

Nb :
Sudah selesai, silahkan cek.
Sumber gambar Pexels.

0 komentar

Post a Comment

Mohon tidak menyertakan link aktif di kolom komentar. Profil komentar anda sudah jadi link yang bagus kok di mata google..Trims atas pengertiannya.